Skip to main content

Cerita Lainnya...

wow! Masturbasi di Tepi Jalan!

Kelakuan cewek yang satu ini boleh dibilang 'gila', bayangkan saja Gan, ni cewek berani melakukan hal yang tidak senonoh di depan umum.

Ulah Ashley Holton benar-benar bikin polisi lalu lintas di Ocala, lorida, kebakaran jenggot. Betapa tidak, gara-gara ulah cewek 35 tahun itu, banyak pengemudi dijalan bebas hambatan di sana nekat memutar balik di lajur yang dilarang.

"Nona Holton melakukan masturbasi di dalam mobil di tepi jalan," kata Sheriff John R. Layton. Sejumlah saksi mata mengatakan Holton menanggalkan baju nya hingga bugil.

Aksi itu menimbulkan kemacetan selama lebih dari 30 menit.Begitupun saat akan ditangkap. Holton membuka kakinya lebar-lebar seraya meminta sejumlah sheriff, yang hendak meringkusnya, mencumbu dia. Alhasil, ia pun didakwa melanggar pasal asusila dan melawan petugas. Kini ia dibui di penjara Marion.

Bagusnya sih dimasukin ke RS gangguan kejiwaan, betul tidak Gan?
HUFFPOST | DRE

Abu Bakar Ba'asyir dan Perang Melawan Terorisme

Persidangan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sudah mulai digelar. Tentu kita mengharapkan keadilan bagi sosok ulama kharismatik asal Ngruki ini. Jangan hanya karena tekanan dari beberapa pihak, terutama asing dalam rangka War On Terrorism (WOT), kemudian pengadilan kembali mendzalimi beliau.

Tentu kita masih ingat beberapa waktu yang lalu, Amir JAT ini harus "kuliah" di Salemba selama 4 tahun, cuma gara-gara soal identitas paspor. Dipengadilan, terbukti bahwa beliau tidak terlibat dengan aktivitas terorisme. Kita juga masih ingat, perlakuan semena-mena densus 88 terhadapnya saat penangkapan di Banjar Patroman, Agustus tahun lalu, padahal seyogyanya tidak perlu diperlakukan seperti itu, cukup dipanggil, beliau pasti datang. Asal tahu saja, beliau tidak sedang dalam pelarian.

Seperti diketahui bersama, kali ini pengasuh Ponpes Al Mukmin ini kembali dikait-kaitkan dengan aktivitas terorisme di Indonesia. Sesuatu yang bertolak belakang dengan pernyataan-pernyataan ulama yang terkelal begitu mukhlis ini, dimana beliau di beberapa kesempatan mengatakan tidak sepakat dengan tindakan 'terorisme' (pengemboman di Indonesia, dll). Menurutnya, Indonesia sekarang ini bukan bumi Jihad, bukan daerah konflik. Terus pertanyaannya, apa mau mereka?

Perang Ideologi

Penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir merupakan salah satu bagian dari War on Terrorist.  Sedangkan WOT sendiri sejatinya hanyalah topeng untuk memerangi Islam, hal ini terbukti dari beberapa fakta yang terekam dilapangan, bahwa AS lebih banyak menginvasi ke negri-negri Islam, daftar terorist mayoritas adalah ummat Islam. Sangat aneh ketika Israel yang jelas-jelas melakukan tindakan teror terhadap warga Palestina tidak dicantumkan ke daftar teroris, sedangkan Hamas dalam mempertahankan negrinya untuk mengusir penjajah Zionis dimasukkan dalam daftar teroris mereka. Bukti lain, mayoritas korban adalah masyarakat Islam, mereka juga sering menggunakan istilah; teroris Islam, militan Islam, Radikal Islam. Hal yang tidak disematkan kepada Teroris yahudi (Israel), Teroris hindu (macan tamil), bahkan kalau mereka mau jujur, mereka sangat layak menyandang gelar teroris kristen.

Pasca runtuhnya komunis yang dipimpin Uni Soviet, satu-satunya ancaman terhadapap dominasi Amerika Serikat terhadap dunia dengan Ideologi kapitalismenya, otomatis hanyalah tinggal Islam, dengan catatan Islam diterapkan sebagai sebuah Ideologi. Samuel P hatington dalam bukunya “who are you?” mengatakan ” bagi barat, yang menjadi musuh utama bukanlah fundamentalis Islam,tapi Islam itu sendiri”. Sedangkan menurut mereka Ideologi Islam memiliki beberapa kriteria, yakni seperti yang diungkap Mantan PM inggris Tony Blair saat konggres buruh (16/ Juli/2006). Ia menjelaskan ”Islam sebagai Ideologi Iblis: ingin mengeliminasi Israel, menjadikan syariat sebagai sumber hukum, menegakkan khilafah dan bertentangan dengan nilai-nilai liberal.”

Maka dari itu, untuk membendung potensi pesaing ini, Amerika Serikat melakukan berbagai cara guna menaggulanginya. Bermacam kebijakan mereka tempuh, salah satunya dengan melakukan invasi militer secara langsung terhadap negri-negri Islam, selain itu, mereka juga melancarkan perang pemikiran (ghoswul fikri) secara masif sehingga terbukti lumayan ampuh membuat umat Islam sendiri meninggalkan Ideologinya, termasuk menanamkan antek-anteknya diberbagai negara untuk memuluskan niat jahat mereka.

Kebijakan perang fisik mereka gunakan untuk melumpuhkan seteru-seteru Ideologi mereka dikawasan Timor tengah dan lainnya, sedangkan kebijakan perang non fisik (perang pemikiran) di tempuhnya di seluruh negri Islam, baik yang di duduki secara militer maupun tidak.

Di Indonesia Pemikiran Amerika (barat) telah berhasil merengsek masuk ke berbagai sendi kehidupan, ( Ekonomi, sosial, budaya, politik ,dst). Untuk mensukseskan upayanya ini mereka juga menciptakan kader-kader intelektual dari tubuh kaum Muslim itu sendiri yang telah di cuci otaknya sehingga mindset berfikirnya pun telah berubah menjadi mindset berfikir yang bukan lagi Islam, melainkan pro terhadap Amerika dan bahkan cenderung memusuhi Ideologi Islam.

Saking pentingnya perang pemikiran ini, sekretaris mentri pertahanan AS Wolfowitz merekomendasikan: ”saat ini, kita sedang bertempur dalam perang melawan teror, perang yang akan kita menangkan. Perang yang lebih besar yang kita hadapi adalah perang pemikiran, jelas suatu tantangan. Tetapi yang (ini) juga harus dimenangkan”. Bermacam sarana dan prasarana mereka gunakan, diantaranya dengan mengintervensi pendidikan, yakni mengatur kurikulum pendidikan yang berbasis sekulerisme, termasuk kurikulum-kurikulum pesantren yang sudah banyak digembosi melalui dana-dana bantuan yang mereka salurkan.

Stigma Teroris

Apa kaitannya penangkapan Abu Bakar Ba'asyir dengan War On Terrorism?. Sifat setiap ideologi yang berkuasa adalah mempertahankan kekuasannya, maka ia tidak akan membiarkan apabila ada potensi Ideologi lain yang akan merongrongnya. Jika dikolerasikan dengan Indonesia, negri berpenduduk muslim terbesar ini pastinya dipandang menjadi ancaman serius terhadap Ideologi kapitalisme pimpinan Amerika apabila Ideologi Islam bangkit di negri ini.

Karena itu, perlu dihalangi siapa saja baik individu maupun jamaah Islam yang jelas-jelas memperjuangkan tegaknya Ideologi Islam. Salah satunya adalah memberikan stigma teroris padanya agar umat menjauhinya, yang kemudian diharapkan menjauhi apa saja yang di suarakannya.

Dalam kasus ini, kita tahu Ust. Abu Bakar ba’asyir adalah sosok yang begitu lantang menyuarakan agar syariah Islam diterapkan secara kaffah dalam seluruh aspek kehidupan. Maka sudah sewajarnya jika pihak yang tidak senang dengan hal itu perlu untuk menjebaknya, berusaha mengaitkannya dengan aktivitas terorisme.

Mendambakan media yang obyektif

Media massa punya kontribusi besar dalam mempengaruhi hati dan pemikiran masyarakat, kebanyakan media massa sekarang ini mayoritas dikuasai oleh kaum sekuler dan seringkali dalam pemberitaannya menyudutkan Islam dan kaum Muslim.

Culumbus dan Wolf dalam tulisannya (Pengantar hubungan Internasional hal.186-187) mengatakan ” salah satu fungsi bisnis propaganda adalah memonitor, mengklasifikasi, mengevaluasi, dan mempengaruhi media massa. Para wartawan, kolumnis, komentator, dan pembuat opini yang dianggap bersahabat biasanya diundang ke kedutaan besar. Pihak kedutaan besar biasanya memberikan informasi eksklusif,bila perlu menawarkan bonus. Di negara-negara barat, peran dinas propaganda luar negeri sangat luar besar. Hal ini mengingat opini publik, kelompok penekan, dan media massa terlibat terus menerus untuk mempengaruhi kebijakan sebuah negara”.

Ariel Cohen Ph.d (pengamat) juga pernah merekomendasikan ” AS harus menyediakan dukungan kepada media lokal untuk membeberkan contoh-contoh negatif dari aplikasi syariah)”. Sedangkan ide-ide yang harus terus menerus diangkat ialah menjelekkan citra Islam: perihal demokrasi dan HAM, poligami, sanksi kriminal, keadilan Islam, minoritas, pakaian wanita,kebolehan suami untuk memukul istri. (Cheril Benard, Cicil democratic Islam, partners, resources, and strategies, the rand corporation halaman.1-24). Kami berharap, semoga saja media segera tersadarkan akan hal ini.

Umat Islam sudah seharusnya mengambil langkah-langkah strategis untuk meminimalisir dampak-dampak negatif dari war on terroris yang dilancarkan Amerika Serikat dan sekutunya ini.

Pula harus bersama berjuang menegakkan dienul Islam. Amerika dan sekutunya merupakan kekuatan yang global, oleh sebab itu harus dihadapi dengan kekuatan yang global pula. Harapan bagi ummat Islam masih ada ketika pertolongan dari Allah datang melalui perjuangn kita dalam membentuk kekuatan yang luar biasa, yang mampu menandingi adidaya Amerika. Apalagi kalau bukan Khilafah?. Wallahu a’lam bi ash shawab.


 Ali Mustofa

Comments

Popular posts from this blog

Pay Per Mail, Menjanjikankah?

Ini dia Gan Jenis PTC yg lain, namanya PayPerMail.com yaitu sebuah program PTC yg membayar membernya ketika membaca pesan (mail).

Tadinya sih Ane juga kurang tertarik ama yang kayak ginian, solanya kebanyakan ngibul alias SCAM!, tapi ternyata setelah googling dan tanya sana-sini akhirnya Ane dengan berberat hati percaya kalau PayPerMail.com bukan SCAM.

Kenapa bukan SCAM?

Itu pertanyaan Ane kepada teman-teman Affiliater yg gabung di program ini, dan ini beberapa fakta kalo PayPerMail bukan SCAM!:

Setiap menit membernya terus bertambah, itu artinya banyak yang percaya dengan Program ini, dan sudah tentu pastinya sebelum gabung mereka (affiliter) lainnya mencari informasi seperti yg Ane lakukan.Total Payouts (total pembayaran yg sudah dilakukan) juga bertambah, ini udah ane perhatikan selama sebulan dan memang setiap bulan Total Payout-nya terus bertambah, ini menandakan bahwa PayPerMail membayar membernya.Memiliki FAQ (Frequently Asked Questions ) ini berarti banyak yg nanya tentang porg…

10 FAKTA TERKENAL DAN 8 FAKTA YANG BELUM TERKENAL DARI DIRI SULE

1.  Nama Asil Sule adalah Sutisna

2.  Nama Sule adalah nama panggilan ejekan ia waktu masih kecil yaitu Sule= Susut Leho (ingusnya di lap). karena ketika kecil Sule sering mengeluarkan ingus dari idungnya....

3.Sejak umur 3 tahun sule sering joget di acara tujuh belasan.
4. Bokap Sule adalah penjual baso dan jagung rebus.

5. Untuk membantu Ortunya, sule pernah juga jualan es keliling, padahal dia masih SD

6. Waktu kecil Sule sering ngamen di perempatan Cimahi sambil membawa ember dan nyanyi lagu-lagu Koes Plus

7. Sule Pemalas dalam hal belajar dan sering nyontek.

8. Makanan Pavorite Sule adalah bubur ayam

9. Sule Sekolah di SMKI (SMKN 10) Bandung jurusan karawitan dan kuliah di STSI Bandung.

10. Uang hasil jerih payahnya sekarang setelah dia menjadi artis dipakai untuk membahagiakan Ortunya dan saudara-saudaranya, bahkan mereka diberi rumah satu persatu berdampingan dengan rumah Sule di Bandung.

Mungkin ke 10 fakta tentang Sule di atas sudah tidak asing untuk Agan..karena siapa sih ya…

MENJADI MULIA DENGAN TAQWA

SEORANG anggota Brimob Polda Gorontalo bernama Briptu Norman Kamaru --yang sebelumnya namanya tidak terkenal di tingkat lokal-- mendadak menasional bak artis. Negeri kita memang aneh, hanya karena orang bergoyang ala India, tiba-tiba banyak orang, baik di jalan-jalan, di parlemen ikut tersihir. Termasuk media televisi kita.

Berita tentang dirinya dimuat berhari-hari di media massa cetak, TV maupun online. Berkat kemampuannya menirukan jogednya Shahrukh Khan videonya di Youtube diunduh 1.035.359 kali (sampai Jumat, 8 Maret 2011), membuat namanya lebih populer dibanding bintang film India Shahrukh Khan yang membintangi film “My Name is Khan” yang memecahkan rekor Box Office di Inggris dan Amerika.

Atas jasa media –termasuk TV pula--- ia disanjung banyak orang, diundang beberapa pejabat, mendapatkan beasiswa, dianggap sebagai pahlawan karena telah menjadikan polisi sebagai sosok yang lebih humanis di mata masyarakat dan menciptakan suatu pencitraan yang baik bagi ratus…